Minggu, 16 November 2014
Isu Tsunami, Masyarakat Halteng Adem-adem
WEDA – Isu tsunami setelah gempa tektonik dengan kekuatan 7,3 Skala Richter yang mengguncang Maluku utara, Sabtu (15/11) tidak membuat panik masyarakat di Halmahera Tengah. “Memang masyarakat Weda merasakan getaran akibat gempa yang terjadi sekitar pukul 11.40 WIT tersebut, tapi tidak sampai membuat panik warga karena kekuatannya tidak begitu dirasakan,”kata Abhil, Salah satu warga Desa Nurweda, kepada Malut Post.
Sementara sejumlah ibu rumah tangga di Desa Nurweda ketika ditemui koran ini paska gempa bumi yang terjadi mengaku tidak begitu merasakan getaran akibat gempa bumi yang terjadi tersebut. “Kita memang rasa ada gempa tapi tidak panik karena kekuatannya rendah,”kata Nurlela, ibu rumah tangga di Desa Nurweda Kepada Malut Post.
Sementara Lily salah sau ibu rumah tangga di desa setempat menyampaikan isu tsunami yang disampaikan BMK pusat tidak sampai membuat panik warga Weda. “Memang ada berita-berita di TV soal gempa yang terjadi di Malut hari ini, (Sabtu kemarin, red) ini akan berpotensi sunami, tapi kami biasa-biasa saja karena getaran gempa yang dirasakan masyarakat sangat pelan. Tapi kita tetap berdoa agar isu itu tidak terjadi dan tidak sampai di Halteng,”katanya.(rid/kox)
sumber : http://malutpost.co.id/2014/11/17/isu-tsunami-masyarakat-halteng-adem-adem/
Sabtu, 15 November 2014
Ojeg di Ternate susah diatur
TERNATE—Pandangan akademisi Dr. Mokhtar Adam agar membatasi ojek melewati jalan protokol, tampaknya sulit diwujudkan
Saran seperti itu dianggap mustahil bisa dilakukan, karena ojek di Ternate tidak bisa lagi diatur. ”Siapa yang bisa mengetahui mana ojek dan mana sepeda motor pribadi. Sebab hampir semua masyarakat memiliki sepeda motor pribadi, karena itu tidak mungkin bisa dilakukan pembatasan,”kata Plt Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Ternate, Imran Ali Baaselem.
Dia menuturkan pandangan tersebut benar, tapi tidak harus dijadikan acuan kebijakan karena belum tentu mempengaruhi kebijakan pemerintah. Sebab lanjut Imran, untuk mengatur jalan, bukan hanya menjadi tanggungjawab Dishubkominfo, tapi butuh koordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Tata Kota dan Pertamanan serta pihak kepolisian. “Itu tidak gampang,”akunya.
Imran menambahkan tidak ada jalan lain untuk mengantisipasi kenaikan BBM selain harus menaikan tarif angkot, hanya saja pada standar tertentu. ”Itu yang kami lakukan selama ini, dan sudah biasa kalau penetapan tarif angkot ada protes dan demo, tapi setelah itu akan habis,”ungkapnya.
Kenaikan harga BBM mempengaruhi semua harga barang, karena hampir semua aktivitas masyarakat butuh BBM. “Kami sebagai pemerintah di daerah hanya menjalankan kebijakan dari pusat,”ujarnya
Dia juga menanggapi aspirasi sopir bahwa tiga skenario yang disiapkan Dishubkominfo belum paten, hanya untuk menjaga-jaga jika benar BBM benar naik. ”Itu hanya skenario yang disiapkan, bisa saja naik atau turun tergantung kesepakatan karena belum dilakukan rapat bersama dengan pihak terkait, selain itu harus melalui persetujuan wali kota,”tutupnya.
Sebelumnya sopir menginginkan kenaikan tarif angkot sebesar Rp7000 sampai Rp8000, jika kenaikan BBM sebesar Rp3000. Asumsi mereka perbedaan harga BBM dan tarif angkot sebesar Rp2000 harus sama dengan sekarang, harga BBM 6.500 dan harga angkot Rp4000.(cr-07/onk).
sumber : http://malutpost.co.id/2014/11/15/imran-ojek-mustahil-diatur/
Kontingen Porprov di lepas Walikota Ternate
TERNATE – Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Poprov) I Kota Ternate, dilepas Wali Kota Dr. Hi Burhan Abdurahman, pagi kemarin (14/11) di halaman kantor wali kota.
Dalam sambutannya, wali kota memberikan penghargaan dan apresiasi terhadap para atlet dan pelatih serta official kontingen dari Kota Ternate, yang akan mengikuti porprov pertama Malut. “Saya atas nama pemkot, memberikan apresiasi terhadap atlet yang akan mengikuti pekan olahraga provinsi yang dilaksanakan di Ternate. Saya berharap kontingen Ternate bisa memberikan yang terbaik, bahkan target juara umum bisa tercapai,”kata wali kota.
Sekretaris KONI Kota Ternate, Lukman Poly melaporkan kontingen Kota Ternate akan mengikuti 19 cabang olahraga, dengan jumlah atlet 321 ditambah 19 official. “Total anggota kontingen berjumlah 348 orang,”tutur Lukman.(tr-
sumber : http://malutpost.co.id/2014/11/15/wali-kota-lepas-kontingen-porprov/
3 Gempa Besar Hantam Maluku Utara, Berpotensi Tsunami
Liputan6.com, Jakarta - 3 Gempa besar terjadi berturut-turut di wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, hari ini, Sabtu (15/11/2014).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan, gempa pertama terjadi pukul 09.31.40 WIB dengan kekuatan 7,3 skala Richter. Lokasinya 1.94 Lintang Utara - 126,50 Bujur Timur dengan kedalaman 10 km.
BMKG menyatakan, peringatan tsunami meliputi Maluku Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, dan Papua Barat.
Gempa kedua terjadi pada pukul 09.31.44 WIB, hanya selisih 4 detik, dengan kekuatan 7,3 SR dengan kedalaman 48 km. Lokasinya berada di 1,95 Lintang Utara - 126,46 Bujur Timur.
Posisinya 137 km Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara; 148 km Tenggara Siautagulandang Biaro, Sulawesi Utara; 153 km Timur Laut Bitung- Sulut; 184 km Barat Laut Sofifi, Maluku Utara; dan 2.361 km Timur Laut Jakarta. Gempa ini berpotensi tsunami.
Gempa ketiga terjadi pukul 09.43.12 WIB dengan kekuatan 5 SR. Selisih 12 menit dari gempa kedua. Lokasinya 1,99 Lintang Utara - 126,52 Bujur Timur.
Gempa terjadi di 133 km Barat Laut Halmahera Barat, Maluku Utara; 151 km Tenggara Siautagulandang Biaro, Sulawesi Utara; 157 km Barat Laut Halmahera Utara, Maluku Utara; 183 km Barat Laut Sofifi, Maluku Utara; dan 2.368 km Timur Laut Jakarta dengan kedalaman 15 km. Gempa tidak berpotensi tsunami. (Sss)
sumber : http://news.liputan6.com/read/2134362/3-gempa-besar-hantam-maluku-utara-berpotensi-tsunami
Selasa, 30 September 2014
Video Musik BAMBU HITADA, (Musik Tradisional Orang Halmahera)
Klik tautan di bawah untuk nonton video Musik Yanger via youtube ...
Silahkan baca artikelnya dalam blog ini juga di posting sebelumnya.... !!
Silahkan baca artikelnya dalam blog ini juga di posting sebelumnya.... !!
Video Musik YANGER, (Orkes Tradisional Orang Halmahera)
Klik tautan di bawah untuk nonton video Musik Yanger via youtube ...
Silahkan baca artikelnya dalam blog ini juga di posting sebelumnya .... !!
Silahkan baca artikelnya dalam blog ini juga di posting sebelumnya .... !!
Sekilas Tentang “Kapita Arab” dan “Kapita Cina” Dalam Sejarah Ternate
~ Narasi oleh : Busranto Latif Doa ~
Dipastikan bahwa istilah LETNAN ARAB atau setingkat lebih tinggi yakni KAPTEN ARAB dan juga KAPTEN CINA pernah ada di dalam sejarah Kesultanan Ternate (Maluku Utara). Istilah atau sebutan “KAPTEN” ini berasal dari akar kata bahasa Portugis yakni kata “Capitão”, dan atau dari bahasa Spanyol “Capitán”. Saat Belanda datang ke Ternate, istilah ini disesuaikan
Langganan:
Postingan (Atom)



