Rabu, 23 Mei 2007

Traditional Architecture of Ternate - Tidore and Halmahera Island

A analyzse Study of Construction Building(By : Adhi Mursid)Indonesian have a lot of local architectures a kind of this, with the manner of which is rich very spread in our archipelago. Local Architecture type in all sort of area in Indonesia, ad for is the source oves information for knowledge specially concerning typical physical environment and building of indigenous society of pertinent area.

Rabu, 09 Mei 2007

Symbolyzation of Food Served on Traditional Wedding Ceremony of Ternate

(By : Busranto Abdullatif Do'a, S.Pd)Traditionally, wedding ceremony of Ternate is closely braid between two clans (called; Soa) or between one family with another. By joining these two clans or family closely through married, every one in these two families has the same responsibilities to support the survival of these clans in the community, as well as the tradition of Ternate. So that, married

Jumat, 04 Mei 2007

History of Ternate

(By : Busranto Abdullatif Doa)Ternate, the most prominent of the four Moluccan sultanates (Ternate, Tidore, Bacan and Jailolo/Gilolo), dates its foundation to 1257 AD. The ruling house traces its origins to the arrival of the Muslim sage, Sayyid Ja'afar Sadik, but the exact line of descent is subject to contradictory genealogies. The genealogies are only certain from the late sixteenth century

Jumat, 27 April 2007

Tradisi Ritual & Prosesi Penangkapan Ikan Bubara Ruo di Sahu/Susupu

(By : Busranto Abdullatif Doa)Sahu adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Halmahera Barat, letaknya tidak jauh dari Ternate. Sebelah tara berbatasan dengan kecamatan Ibu, sebelah selatan berbatasan dengan Jailolo, sebelah timur dengan Kao dan sebelah barat dengan laut Maluku. Di Sahu terdapat berbagai macam potensi alam baik laut maupun darat. Diantaranya potensi pariwisata alam seperti Danau

Rabu, 11 April 2007

Tradisi "BARI" Dalam Perspektif Budaya

OIeh: Udin Hi. Rasyid * )Prof. Wojowasito dan Poerwadarminta dalam kamus Inggris - Indonesia (1980) mendefinisikan kata “Gotong Royong” yakni bersama-sama merasa senasib sepenanggungan sekaligus merasa ada keterkaitan yang erat sehingga merasa terpanggil dalam melakukan suatu pekerjaan.Gotong royong dalam bahasa Temate disebuf “Bari". Bari diartikan secara harfiah yaitu suatu kegiatan yang

Selasa, 10 April 2007

Arsitektur Tradisional Ternate - Tidore dan Halmahera (Studi Analisa Konstruksi Tradisional)

(Oleh : Adhi Mursid)===================================================================

Indonesia memiliki banyak sekali arsitektur lokal semacam ini, dengan ragamnya yang amat kaya tersebar di seantero kepulauan kita. Berjenis arsitektur lokal di pelbagai daerah di Indonesia ini, jelas merupakan sumber-sumber informasi bagi pengetahuan khususnya tentang bangunan-bangunan dan lingkungan fisik

Senin, 09 April 2007

Makna Filosofis Tradisi SARO-SARO dan JOKO KAHA serta Sajian Makanan Adat Ternate

(Oleh : Haji Alauddin Haji Abdullatif)===================================================================

Saro-saro adalah suatu bentuk doa atau permintaan yang sifatnya ritual dan mengandung makna filosofis dalam tradisi kehidupan masyarakat Ternate. Joko Kaha atau “injak tanah” adalah ssalah satu jenis bentuk tradisi orang Ternate untuk melakukan ritual menginjak tanah pertama kali. Sedangkan